Terlalu berlebihan mungkin jika temanku ini kusebut sbg seorang motivator,karena dia memang bukan motivator sekelas andrie wongso, ato tung desem, ato mario teguh,,dia sama sepertiku,hanya seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengejar gelar sarjana. Yang berbeda adl pengalaman hidupnya, wanita silih berganti mengisi harinya,harta dan tahta pun tak jarang di raihnya,pengalaman hidupnya ini lah yang membuatku selalu bertanya kepadanya,,dan jawabannya,solusinya,nasehatnya,kritiknya,sarannya sering kali tepat mengena ke titik sasaran..(kek obat sakit kepala aja.hehe)..
Tapi beberapa hari terakhir ini apa yg ku liat sungguh berbeda, waktunya habis untuk banyak hal yang sia2,,kesehariannya di lakukan didalam kamarnya,didepan laptop kesayangannya,menonton TV,bermain game,mendengarkan musik,ato bahkan hanya menghabiskan harinya dengan berbaring diatas kasur,mata terpejam sambil memeluk gulingnya yang kucel,,malamnya sll di habiskan di luar rumah,dan baru pulang menjelang shubuh.
“habis muter2 nyari pencerahan”,,alasan itu yg selalu keluar dari mulutnya.
siang ini seperti biasa ak ingin menemuinya. Kuraih ponsel ku dan mengirim pesan kepadanya,,
“bro,,dmn??ak kesana ya,ada yg mo ku tanyain”
Cukup lama juga dia menjawab dengan jawaban yang cukup singkat,,
“kosan”
Ak pun segera meluncur ke kosannya yang hanya berjarak 5menit dari kosanku..
Sesampai disana ak cukup kaget dengan bau naga menyengat yg kluar dari kamarnya..ketika ak masuk ke kamarnya dan menatap nya,apa yang kulihat bener2 membuatku ga percaya..matanya merah,wajahnya beler,badannya terkulai lemas.
Kulihat sekelilingku,tak ada botol atau kaleng minuman,entah dimana dia menyembuyikannya..tapi mataku tertuju pada gelas kecil yang tergeletak di samping badannya,kucium baunya..”hmmmm..”
Kontan saja ak tersentak,bertanya seraya mencengkram kerah bajunya “APA2AN INI,,UDAH KY ORANG GA PUNYA TUHAN KAU!!!!!!”
Tak satupun kata keluar dari mulutnya,,dia hanya bergumam tak jelas dan merebahkan badannya di kasur,dan terlelap..
Kejadian ini benar2 mengingatkanku pada sebuah pesan singkat yang pernah dikirim ayahku :
“SETIAP MANUSIA PUNYA MASALAH YANG BERBEDA2,DAN DARI CARA MENYELESAIKAN MASALAH NYA INI LAH KUALITAS SESEORANG BISA DINILAI. HIDUP ITU UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH, BUKAN MERATAPI MASALAH”



